selamat datang bagi anda yang berkunjung.. semoga blog ini dapat bermanfaat bagi anda..

Jumat, 21 Juni 2013

5 Hewan Berumur Paling Pendek di Dunia

Di dunia ini banyak sekali jenis-jenis hewan, mulai dari yang paling kecil sampai yang paling besar. Kebanyakan orang jarang sekali tahu mengenai usia seekor hewan, padahal ternyata terdapat hewan-hewan yang mempunyai umur yang sangat pendek bahkan mereka ada yang hidup dalam hitungan jam saja. Berikut ini 5 hewan yang mempunyai umur paling pendek  :

1. Mayflies alias lalat capung


Meskipun hewan ini memiliki jumlah lebih dari 2500 spesies yang tersebar di seluruh dunia, lalat capung tetap tergantung pada kuantitas, bukan kualitas hidupnya untuk kelangsungan hidup mereka di bumi. Hal ini dipengaruhi oleh siklus hidupnya yang sangat pendek, yaitu sekitar 1 - 24 jam saja. Sehingga demi mempertahankan populasinya, lalat capung ini harus selalu bereproduksi dengan jumlah besar agar tetap mempertahankan kuantitas atau jumlah spesiesnya dalam jumlah yang banyak supaya tidak punah.

2. Gastrotrich



Gastrotrichs merupakan mikroorganisme air laut yang memiliki bentuk tubuh bilateral simetris, dengan tubuh transparan dan bawah datar. Tubuhnya ditutupi dengan silia, terutama mulut dan pada permukaan ventral. Ukuran maksimalnya hanya 0.06 - 3 mm. Pada umumnya usia hewan ini berkisar antara 2-3 hari.


3. Drone Ant alias Semut bersayap


Semut Drone ini berbeda dari semut lainnya, semut ini memiliki sayap yang dapat dipergunakan untuk terbang. Semut jantan setelah tumbuh dewasa memiliki tujuan hidup hanya untuk makan dan berkembang biak. Sedangkan untuk semut betina, pada saat dewasa akan terbang dan pergi untukmencari tempat yang cocok untuk membuat koloni baru. Semut ini memiliki siklus hidup maksimal 3 minggu.

4. Houseflies and Bees (Lalat dan Lebah)

 Posisi keempat, ditempati oleh dua dari serangga yang paling umum di dunia, yaitu lalat dan lebah. Hewan ini memiliki siklus hidup sekitar empat minggu. Meskipun memiliki siklus hidup yang sangat singkat, aktivitas kedua serangga ini cukup sibuk. 

5. Dragonfly alias Capung


Serangga ini memiliki bentuk yang menyerupai miniatur helicopter. Capung atau sibar-sibar dan capung jarum adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Namanya dalam bahasa daerah adalah papatong (Sd.), kinjeng (Jw.), coblang (Jw.), kasasiur (bjn).


Capung dan capung jarum menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke pekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai dari tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 m dpl. Capung dewasa hanya mampu hidup maksimal selama empat bulan. 

Minggu, 16 Juni 2013

7 MAKANAN BERACUN YANG SERING KITA MAKAN




Siapa yang tidak suka buah-buahan atau makanan seperti diatas gan?
dilihat visualnya saja bikin perut berontak, tapi tau kah anda?
kita banyak yang tidak mengetahui kandungan yang ada pada makanan yang sering kita makan, padahal banyak sekali makanan yang mempunyai kandungan zat yang berbahaya bagi tubuh dan yang lebih menarik adalah ternyata banyak sekali makanan yang mengandung racun tetapi sering kita makan, nah di bawah ini adalah 10 buah-buahan dan makanan beracun yang sering kita makan.


1. TOMAT



Banyak diantara kita yang tidak tau bahwa tomat ternyata beracun. Walau buah tomatnya sendiri tidak beracun, tetapi daun dan ranting tanaman tomat mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup. Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi tidak bisa dimakan. Glycoalkaloid ini adalah racun yang kuat yang bahkan digunakan untuk mengontrol pes.

2. APEL



Apel sangatlah terkanal sebagai buah yang enak dan sehat tetapi taukah anda bahwa apel mengandung Cyanide/ sianida, walaupun hanya dalam jumlah sedikit. Kandungan sianida ini terdapat di dalam biji apel. Walaupun memakan semua biji yang ada dalam 1 apel tidak akan mematikan, tetapi adalah sesuatu hal yang harus dijauhi. Karena bila anda memakannya dalam jumlah tertentu, akan mengakibatkan komplikasi.


3. CHERI



Cheri adalah makanan yang bisa dimakan paling bervariasi. Bisa dimakan mentah, dibakar, dijadikan manisan, bahkan di dalam minuman keras. Walaupun Cheri terkenal enak, buah ini mengandung racun hidrogen sianida. Kalau pip cheri ini terkunyah atau hancur secara tidak sengaja, ia akan mengeluarkan hidrogen sianida. Keracunan hidrogen sianida dalam dosis kecil akan mengakibatkan pusing, kebingungan, dan muntah. Keracunan dalam dosis yang besar akan mengakibarkan kesulatan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, bahkan gagal ginjal yang bisa mengakibatkan koma dan juga kematian karena saluran pernafasan.


4. ALMOUND




Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Di banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.

5. KENTANG



Pasti semua dari kita sudah pernah mendengar bahkan memakan kentang. Yang belum kita dengar mungkin adalah bahwa kentang ini beracun. Ranting dan daun bahkan kentang nya sendiri beracun. Kalau anda pernah perhatikan kentang lebih dekat, kemungkinan besar dari kita pernah melihat kentang yang agak kehijau-hijauan. Ini adalah disebabkan oleh racun glycoalkaloid. Dalam sejarah, kematian akibat kentang ini pernah terjadi walaupun jarang.

Kebanyakan adalah karena meminum teh daun kentang atau memakan kentang yang kehijau-hijauan. Kematian ini tidak datang secara cepat dan mendadak, tetapi bisanya korban nya akan menjadi lemas dan kemudian jatuh koma. Oleh sebab itu, janganlah mengkonsumsi kentang yang mempunya bulatan seperti bola mata hijau, kulit kehijau-hijauan, atau yang telah berakar. Buanglah kentang-kentang tersebut daripada menyajikan nya.


6. CABE



Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabe. Apapun jenis cabe tersebut (cabe rawit, keriting, hijau, dsb) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabe itu menjadi pedas. Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai “pepper spray” yang bisa membutakan mata. Bilan capsaicin ini dimana dalam jumlah tertentu, akan menyebabkan kematian.


7. JAMUR



Ada sekitar 5000 jenis jamur di Amerika dan sekitar 100 disebut beracun dan kurang dari selusin adalah jamur yang memtikan. Secara umum, jamur bisa mengakibatkan gangguan gas dalam pencernaan usus bagi yang alergi terhadapnya. Karena banyaknya jenis jamur yang ada didunia, sangatlah susah untuk mengetahui persis yang mana yg beracun. Pada dasarnya, jamur yang tumbuh secara liar lebih mungkin beracun. Salah satu jenis jamur yang paling beracun adalah “Alpha-amanitin”, yang dapat merusak lever.


Senin, 18 Februari 2013

LAPORAN PENELITIAN



Banjir yang melanda DKI Jakarta




A.                Hal atau masalah yang diteliti :
·        Banjir yang melanda kawasan DKI Jakarta.
·        Penyebab banjir yang melanda kawasan DKI Jakarta.
·        Akibat dari terjadinya banjir.

B.                Orang yang meneliti :
 Benny Rivaldy, kelas XI IPA 1, siswa SMAN 43 JAKARTA.

C.                 Waktu mengadakan penelitian :
 Kamis, 17 Januari 2013.

D.                Tempat penelitian dilakukan :
 Bukit Duri, Jakarta Selatan.
E.                 Sebab penelitian :
·        Ingin mengetahui penyebab terjadinya banjir yang melanda kawasan DKI Jakarta.
·        Ingin mengetahui akibat dari terjadinya banjir.

F.                 Proses penelitian :
·        Mencari tahu tentang penyebab terjadinya banjir.
·        Mencari tahu tentang akibat dari terjadinya banjir.




G.                Hasil penelitian :

Banjir merupakan peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Di Jakarta ini banyak lokasi-lokasi yang rawan banjir. Banjir terjadi di jalan raya maupun di rumah penduduk. Salah satu lokasi rawan banjir di Jakarta yaitu di Bukit Duri. Wilayah ini seringkali dilanda oleh banjir, karena berdekatan dengan sungai Ciliwung. Walaupun begitu, banyak penduduk setempat yang masih nyaman tinggal di wilayah itu dan juga banyak yang masih nyaman tinggal di pinggiran sungai Ciliwung. Hal ini terjadi karena sulitnya mencari tempat tinggal yang layak dan aman dari banjir. Wajar saja jika mencari tempat tinggal yang layak dan aman dari banjir itu sulit, dikarenakan masalah biaya sewa di Jakarta ini sangat mahal sehingga penduduk setempat terpaksa tinggal di pinggiran sungai Ciliwung.
Ketika terjadi hujan lebat dan mendapat banjir kiriman dari Bogor, mereka sudah terbiasa mengahadapinya hampir setiap tahun.

Pada tanggal 17 Januari 2013 ,di wilayah ini terjadi banjir. Bukan hanya di Bukit Duri, tetapi di wilayah lain seperti wilayah Thamrin, Sudirman, Daan Mogot, Bundaran HI juga banjir. Namun, wilayah yang sering terjadi banjir adalah wilayah Bukit Duri. Ketika banjir tiba, penduduk setempat segera menyelamatkan barang-barang berharganya dan segera menyelamatkan diri.

Salah seorang warga bernama Suwiryo, warga Bukit Duri mengatakan bahwa air tiba-tiba dating dan langsung merendam rumah-rumah disekitar itu. Air yang tiba-tiba dating itu berasal dari wilayah Bogor dan juga karena hujan yang sangat deras di Jakarta. Banjir ini ketinggiannya berkisar sedalam 30 cm – 200 cm. Walaupun berketinggian 30 cm – 200 cm, tetap saja warga masih ada yang bertahan di atap rumah mereka. Tetapi, ada juga yang mengungsi ke posko banjir.
Meskipun sebagian ada yang bertahan di atap rumah atau lantai dua, para relawan dan TIMSAR tetap membujuk mereka agar mau mengungsi ketempat pengungsian. Padahal pera TIMSAR sudah menyiapkan 5 perahu karet untuk mengevakuasi para korban yang masih berada di rumahnya. Ditambah 5 buah perahu karet dari bantuan Dinas Sosial DKI Jakarta, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, serta Satpol PP juga sudah dioperasikan di lokasi.
Perahu karet ini digunakan warga untuk transportasi di wilayah banjir. Terkait dengan konsumsi, kebutuhan penting bagi pengungsi sudah mencukupi karena banyak bantuan dari lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Selatan, PMI cabang Jakarta Selatan, dan tidak menutup kemungkinan dari CSR Perusahaan maupun LSM. Selain itu, pengungsi banjir yang terdiri dari wanita, usia lanjut dan anak-anak menjadi prioritas utama di tempat pengungsian. Meskipun ini semua sering mereka rasakan hampir setiap tahun, mereka hanya pasrah dan berharap agar pemerintah mau membangun agar banjir tidak melanda Jakarta lagi. Seiring dengan terjadinya banjir di Jakarta ini, terdapat faktor-faktor yang menyebabkan banjir, yaitu :
1.     Curah hujan.
Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat volume air bertambah. Sungai dan waduk meluap. Tanggul pun jebol karena tak mampu menahan banyaknya air.
2.     Berubahnya ruang terbuka hijau.
Berubahnya ruang terbuka hijau di Jakarta menjadi kawasan pembangunan, seperti permukiman, gedung, dan jalan. Resapan air hujan menjadi berkurang dan akhirnya air mengalir ke jalanan.
3.     Sistem drainase yang buruk di Jakarta.
Melihat kondisi seperti ini, seharusnya saluran air berujung ke sungai atau laut, melainkan ke daerah resapan atau ke dalam tanah. Pemerintah harus melakukan revitalisasi terhadap sistem drainase di seluruh Jakarta dan jalan-jalan protokol seperti Sarinah, Thamrin, Sudirman, dan lainnya. Pemerintah juga perlu membuat sistem drainase eco-drainase yang mengalirkan air ke sumber resapan.
4.     Tidak optimalnya fungsi waduk maupun situ.
Dalam catatannya, pada tahun 1990-an, Jakarta memiliki 70 waduk dan 50 situ. Namun, kini hanya tersisa 42 waduk dan 16 situ. Sebanyak 50 persen di antaranya pun tidak berjalan optimal. Waduk-waduk di Jakarta dipenuhi tumbuhan enceng gondok, limbah, dan sampah. Pendangkalan pun terjadi akibat sedimentasi lumpur. Waduk yang akhirnya mengering kemudian dijadikan daerah hunian.
5.     Belum dilakukannya normalisasi di semua sungai.
Menurut saya, pemerintah seharusnya melakukan normalisasi kali sekaligus merelokasi permukiman di bantaran sungai ke tempat yang layak huni.
6.     Banyaknya orang yang membuang sampah di sungai.
Meskipun sering terjadi banjir, mereka semua tidak mau menyadari bahwa banjir terjadi juga dikarenakan membuang sampah di sungai atau di selokan sembarangan. Hal ini membuat selokan menjadi mampet dan membuat sungai  menjadi penuh akibat sampah tersebut.
Selain masalah faktor, juga ada akibat atau dampak negative dari adanya banjir di Jakarta, yaitu diantaranya :
1.     Banyak terserah penyakit.
2.     Jalan menjadi lumpuh total.
3.     Banyak mengalami kerugian ekonomi.
4.     Banyak melayangnya nyawa.
5.     Air minum mulai langka.
6.     Harga bahan pokok menjadi mahal.
Ada berbagai dampak negatif terhadap banjir terhadap pemukiman manusia dan aktivitas ekonomi. Namun, banjir juga dapat membawa banyak keuntungan, seperti :
1.     Mengisi kembali air tanah.
2.     Menyuburkan tanah.
3.     Memberikan nutrisi kepada tanah.
4.     Menghasilkan uang bagi pengangkut gerobak yang mengangkut orang dan kendaraan ketika banjir.
H.                Kesimpulan dan Saran
Jadi kesimpulannya, di Jakarta ini masih banyaknya wilayah yang tergenang banjir. Untuk itu, perlu adanya kesadaran masyarakat  agar maumemelihara ibukota ini sebaik mungkin dan juga perlunya perhatian pemerintah untuk bersama-sama memelihara kota Jakarta menjadi lebih baik lagi, karena banjir ini menyebabkan kerugian yang sangat merugikan semua orang.

by : Benny Rivaldy @bennyrvd14